Selama ini, Presiden Joko Widodo terkenal sering melakukan aksi blusukan ke daerah-daerah. Hingga saat ini, hampir semua wilayah di Indonesia telah dikunjungi Presiden RI tersebut.
Hal itu acapkali disebut sebagai upaya pencitraan oleh lawan politiknya, namun sebenarnya apa yang dilakukan oleh Presiden Jokowi adalah usahanya untuk mengenal lebih rakyat dan segenap permasalahannya. Selain juga menjadi perhatian Presiden untuk memantau perkembangan pembangunan di wilayah-wilayah yang dikunjunginya.
Pada Minggu (8/10) kemarin, Presiden Jokowi berkunjung ke Sumenep. Bersama dengan rombongan, Presiden Jokowi berangkat dari Jakarta dan setibanya di bandara Sumenep langsung disambut oleh Bupati Sumenep, A Busyro Karim.
Dalam meninjau Bandara Trunojoyo, Presiden berkomitmen untuk terus mengembangkan bandara tersebut. Salah satu perhatian beliau adalah rencana untuk memperpanjang runway menjadi 2.250 meter pada tahun 2020.
Bandara Trunojoyo ini mulai dioperasikan pada 30 November 2010. Pada awal peresmiannya, baru sekadar digunakan untuk sekolah penerbangan. Baru 7 tahun kemudian, pada 27 September 2017 lalu dibuka jalur untuk komersial.
Presiden RI tersebut menilai bahwa pembukaan Bandara Trunojoyo di Sumenep memiliki banyak aspek positif bagi perekonomian di Sumenep.
Selain meninjau Bandara Trunojoyo, Presiden Jokowi juga menghadiri silaturahmi bersama 1.000 ulama se-Kabupaten Sumenep di Pondok Pesantren Al-Karimiyyah, Beraji, Kecamatan Gapura, Sumenep.
Kunjungan tersebut dimanfaatkan Presiden untuk menyerahkan Kartu Indonesia Pintar, Program Keluarga Harapan, dan sertifikat hak atas tanah kepada masyarakat se-Kabupaten Sumenep.
Dalam kunjungannya tersebut, terlihat Presiden Jokowi mengenakan sarung kotak-kotak. Orang nomor satu di Indonesia itu selalu menyesuaikan diri dengan daerah yang dikunjungi. Budaya santri yang kental di Sumenep sangat akrab dengan sarung, oleh karenanya Presiden Jokowi mengenakan itu.
Hal itu bisa menunjukan pada kita semua bahwa Indonesia itu sangat beragam. Dan Presiden Jokowi memberikan teladan untuk menghargai keberagaman tersebut. Beliau memberikan contoh dalam menerapkan sikap bhineka tunggal ika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
sumber: https://www.kompasiana.com/daniwijaya/59daea3badbe2f7611752e42/komitmen-presiden-jokowi-mengembangkan-perekonomian-daerah-di-sumenep
Tidak ada komentar:
Posting Komentar